Wanita Ideal

Bismillahirrahmanirrahim...

Ideal identik dengan perfect, sempurna, bener gak? Tapi mana ada sih orang yang bener-bener sempurna?

Kalo menurut agama wanita ideal itu yang gimana? Paling tidak, wanita ideal menurut Islam sudah ada patokannya. Tinggal sesuaikan wanita itu dengan syariat. Kalo udah ya berarti dia bisa dikatakan wanita ideal. Coba yuk, kita lihat… Apa aja sih yang bikin kita dinamakan wanita ideal?

  1. Taat plus taqwa

Seorang wanita yang bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala tak akan ada lagi duanya. Karena ia telah mencapai posisi tertinggi di sisi-Nya. Masih ingat dengan firman Allah, “Sesungguhnya orang paling mulia diantara kamu adalah yang paling bertakwa.”


  1. Enak dipandang

Enak dipandang. Nggak kudu cantik lho! Dengan mengoptimalkan potensi diri yang dimilikinya, seorang wanita akan membuat senang orang yang melihatnya. Bukankan kecantikan wanita itu terpancar dari kebeningan hatinya?


  1. Cinta dan lembut

Seorang wanita harusnya memiliki cinta dan kelembutan. Cinta ini berlaku untuk semua orang dan makhluk. Karena cinta dan kelembutan akan selalu menghias setiap relung kehidupan, seluruhnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Tidaklah kelembutan itu masuk dalam sesuatu melainkan ia akan menghiasinya.”

Cinta dan ketulusan yang lahir dari dalam diri wanita shalihah akan selalu menghiasi kehidupan ini.


  1. Suka membantu

Wanita shalihah adalah yang selalu mengajak orang lain pada kebaikan agama dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan orang-orang di sekelilingnya untuk selalu berlaku taat pada Allah subhanahu wa ta’ala, serta memberikan saran dan pendapat demi kemajuan bersama.


  1. Melejitkan Potensi

Bukannya apa-apa. Wanita bisa dibilang pilar dari keluarga. Maka sebelum memasuki kehidupan rumah tangga ada banyak hal yang dipersiapkan. Daranya? Melakukan hal-hal bermanfaat yang bisa mengoptimalkan potensi diri dalam segala bidang. Sebaliknya ia akan meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat, sebagaimana sabda panutan kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Termasuk dari tanda baiknya islam seseorang (ia) meninggalkan hal-hal yang tak berguna.

Wanita model ini dijamin bakalan menjadi yang ideal…! (InsyaAllah)


  1. Nyadar Kewajiban

Kewajiban ini mencakup kewajiban kepada Rabb-nya, kewajiban kepada orangtuanya, kewajiban kepada suaminya (kalo udah ada), kewajiban terhadap anaknya, kewajiban terhadap kaum kerabatnya, kewajiban terhadap tetangga, kewajiban terhadap saudara dan temannya, dan kewajiban terjadap masyarakat.

Wanita ideal kudu mendirikan shalat lima waktu tepat pada waktunya. Tidak melalaikan waktu-waktu shalat tersebut karena disibukkan pekerjaan dan aktifitas lain.


  1. Kumpulan yang baik

Kita tahu, setiap manusia sesuai kodratnya tidak mungkin hidup sendiri, tapi dia harus mempunyai teman duduk yang mempunyai akhlak mulia. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik dengan teman yang buruk adalah seperti pembawa minyak wangi dengan seorang pandai besi.” (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)


  1. Contohlah Mereka!

Sudah ada kan contoh terbaik bagi kamu? Ya, para istri Rasulullah dan para wanita yang hidup di era beliau. Pokoknya mereka patut kamu jadikan panutan! Kalo mau jadi wanita ideal berkiblatlah pada mereka.

Emang sih, langkah-langkah di atas mungkin hanya sedikit dari upaya menjadi wanita ideal. Tapi, cukup kok buat dijalanin. Nggak susah kan? Nah sekarang waktunya kalian menjadi wanita ideal! Dari majalah Elfata Ed.03 vo. 09 2009 dengan perubahan.


Tahsin

KUTIKULA

bismillahirrahmanirrahim...

buat makin memperkenalkan Keputrian HMMK di angkatan baru Kedokteran UNSOED, Keputrian ngadain acara ini niiihhhh....

Puding Susu

Assalamu'alaikum...

Hey, ukhti fillah...
Panas banget ya ni hari? Enaknya bikin apa yaaa?? AHA! Puding aja gimana?


Description:
Enak banget buat buka nih, mau ditambah buah2an kayak strawberry juga boleh, disiram fla lebih enak


Ingredients:
1. Agar-agar Swallow, 2 warna
2. Susu Kental Manis, encerkan
3. Santan secukupnya
4. Air 4 gelas (untuk masing2 porsi)
5. Gula pasir 1/2 gelas

Directions:

1. Masak agar2... kayak yang di belakang bungkus, masukin air, masukin agar, masukin gula, aduk
2. Tambah susu, aduk
3. Tambah santan, aduk
4. Tuang di cetakan
5. Tunggu keras, biar cepet pake kipas angin
6. Bikin agar2 lagi, warna beda
7. Tuang di atas agar I yang udah mengeras
8. Tunggu keras lagi...
9. Masukin kulkas

Taqabalallahu minna wa minkum..


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


Assalamu'alaikum..

Mumpung masih dalam suasana lebaran, tim Keputrian HMMK mohon maaf lahir batin yaa..
Kali ini kita bahas tentang kesalahan-kesalahan yang sering ada pada penulisan ucapan lebaran..


1. Minal ‘Aidin wal Faizin = Penulisan yang benar
2. Minal Aidin wal Faizin = Juga benar berdasar ejaan indonesia
3. Minal Aidzin wal Faidzin = Salah, karena penulisan “dz” berarti huruf “dzal” dalam abjad arab
4. Minal Aizin wal Faizin = Salah, karena pada kata “Aizin” seharusnya memakai huruf “dal” atau dilambangkan huruf “d” bukan “z”
5. Minal Aidin wal Faidin = Juga salah, karena penulisan kata “Faidin”, seharusnya memakai huruf “za” atau dilambangkan dengan huruf “z” bukan “dz” atau “d”

Mengapa hal ini perlu diperhatikan? Karena kesalahan penulisan abjad juga berarti makna yang salah. Seperti dalam bahasa inggris, antara Look dan Lock beda makna padahal cuman salah satu huruf bukan?

Kesalahan Pemahaman Makna
Kedua, kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” acapkali didengar atau ditulis di media massa, di film, sinetron, acara halal-bihalal, atau ketika kita bertemu teman atau sudara. Akan tetapi banyak yang menyangka bahwa arti kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah “Mohon Maaf Lahir Dan Batin” seperti yang sering kita dengar. Padahal sama sekali bukan.

Kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah penggalan sebuah doa dari doa yang lebih panjang yang diucapkan ketika kita selesai menunaikan ibadah puasa yakni : “Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin” yang artinya “Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”. Sehingga arti sesungguhnya dari “Minal Aidin wal Faizin” adalah “Semoga kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.

Artikel DARI SINI

Bubur Sumsum, Bubur Cinta

Assalamu'alaikum...

Udah sering denger kan? Bubur sumsum? Ato sering makan juga malah? Ni bubur biasanya kita kasih ke orang yang lagi sakit pencernaan yang lumayan parah. Gastritis/maag ato thypus/tipes, awal-awal kan make bubur sumsum dulu, baru bubur nasi trus nasi deh… kalo udah kuat.

Ingredients:
1. gula jawa/merah
2. tepung beras
3. air
4. garam
5. santen


Directions:


bubur
1. tepung beras dicairin pake air, jadi semangkok
2. tuangin ke air mendidih, kasih garem secukupnya
3. aduk terus sampe pegel, bau tepung udah ilang, sampe tanek, sampe kentel jangan cuma ampe mendidih
4. angkat, tiriskan





saus merah
1. gula jawa disisir
2. masukkan ke dalam air, rebus
3. tunggu sampe kental, tapi jangan gosong, tar sangit

santen
1. santen enakan mentah, gak usah direbus, cuma diperes pake air mateng, lebih nikmat
2. betewe kalo gak pake santen juga enak kok, ga usah khawatir

penyajian
1. ambil mangkok
2. taroh bubur
3. tuang santen
4. tuang saus gula
5. kasih daun pandan enak juga, gak dikasih juga gapapa
6. makan, tapi ingat nunggu agak dingin yaa

Ahlan Wa Sahlan

Bismillahirrahmanirrahim...

Assalamu'alaikum... ukhti fillah...
Alhamdulillah, keputrian HMMK (Himpunan Mahasiswa Muslim Kedokteran) Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto buka cabang blog lagi, hihi.... setelah sebelumnya nyoba bikin blog di friendster, tapi tergusur oleh arus jaman, makanya pindah dehh, ke blogger...

Kami juga punya grup facebook loohh..., private untuk muslimah FKIK khususnya kedokteran umum UNSOED...

mau jadi anggota? INI NIHH LINK-NYA
Ada info seputar kajian dan acara-acara yang bakal diadain, so... let join us!

Heyy, mau kasih masukan atau ada pertanyaan? bisa hubungi kami di keputrian_hmmk@plasa.com atau tulis komen di sini yaaa!